3 Hotel Pilihan FIFA untuk Piala Dunia Menolak Pasangan LGBTQ+. Hotel piala Dunia di Qatar telah menolak tegas pasangan LGBTQ+ yang datang menginap. Para pengunjung diharapkan bisa merubah kebiasaan mereka ketika berkunjung, termasuk salah satunya adalah jangan “Dress Gay” atau berpakaian seperti Gay, dan ini sedang diperiksa.

3 Hotel Pilihan FIFA untuk Piala Dunia Menolak Pasangan LGBTQ+

FIFA dan otoritas FIFA telah berulang kali menjelaskan kalau semua orang akan disambut di turnamen Piala Dunia, termasuk fans LGBTQ+. Tetapi menurut survei yang sudah lembaga Swedia dan Denmark selenggarakan, tampak publik Qatar tidak banyak yang terima ini.

Menurut laporan NRK, SVT, dan DR, sejauh ini sudah ada 3 hotel yang secara tegas menolak reservasi dari pasangan Gay dan lainnya, dan ini sudah ada di kebijakan utama hotel. Tidak hanya itu, sebanyak 20 hotel lain menyarankan fans yang datang bisa merubah kebiasaan.

Dengan adanya 33 hotel yang masuk ke rekomendasi FIFA untuk dikunjungi mulai tanggal 21 November nanti, hanya 1/3 atau sekitar 11 hotel yang tidak masalah menerima fans semua kalangan. Penemuan ini secara jelas membuat statement dari president FIFA tidak benar.

Sementara Ini, Qatar Memiliki Ruangan Hotel yang Cukup untuk Semua Fans Piala Dunia

Qatar di sisi lain juga sangat antusias dalam menyambut event Piala Dunia, dan bahkan telah menyiapkan banyak hal penting untuk menambah pengalaman para fans. Semua juga bisa booking lebih dulu agar tetap kebagian penginapan, serta kegiatan esensial di Qatar lain.

Sementara ini, FIFA dan otoritas Qatar sudah booking sebanyak 130 ribu kamar hotel dan juga apartemen untuk menampung 1.2 juta pengunjung. Mereka melihat kalau angka itu masih sangat masuk akal, sehingga mereka telah menjamin kalau Qatar siap menampung fans.

Kabar baiknya lagi, salah satu direktur eksekutif dan penyelenggara Piala Dunia telah berkata kalau harganya akan lebih murah. Tetapi jika tidak booking lebih dulu, harganya harus kembali disesuaikan dengan supply dan demand. Jika banyak, maka harganya juga akan naik lagi.

“harga rata-rata penginapan akan kami buat di sekitar angka 80 USD atau sekitar 1.2 juta. Dan bisa saja harganya lebih bervariasi di tengah event ini berjalan, karena supply dan demand. Untuk yang booking lebih awal, harganya lebih murah,” jelasnya saat di Press Conference.

Hotel akan dibagi lagi ke yang bebas dari alkohol dan yang diizinkan. Fans akan isi dulu portal khusus serta passport untuk mendapatkan kesan maksimal selama Piala Dunia. Panitia juga akan memberikan transportasi gratis untuk ke stadion dan sejumlah area penting lainnya.

Pasangan LGBTQ+ dan yang Tidak Booking Hotel Lebih Dulu Akan Sangat Kesulitan Saat Piala Dunia
Meskipun kamar hotel sudah banyak yang dibooking, ada juga fans yang melihat kalau tidak akan booking dulu dan akan memilih langsung di Qatar. Tetapi panitia acara ini sudah jelaskan kalau fans akan kesulitan jika tidak segera booking hotel, dan memilih tunggu ketika hadir.

Hanya ada 130 ribu kamar hotel yang FIFA pesankan untuk fans Piala Dunia yang berjalan selama 28 hari. Sementara ini, FIFA sudah menerima permintaan tiket sebanyak 17 juta, dan akan diumumkan lewat lucky draw. Apalagi fans LGBTQ+, tidak semua hote akan terima.

Dalam keterangan Fans LGBTQ+, mereka mengutuk keras perilaku Qatar sebagai tuan rumah yang membuat keamanan mereka sebagai fans piala dunia terganggu. Fans menilai kalau ini adalah event untuk semua orang, dan hak asasi manusia perlu ditegakkan di kasus ini.

Piala Dunia menjadi event yang selalu ditunggu, dan tidak banyak yang fans bisa lakukan jika negara tuan rumah menolak kedatangan mereka karena memiliki pandangan HAM dan sifat liberal yang berbeda. Termasuk ini, ada 3 hotel yang menolak para pasangan LGBTQ+.