Pemain Gelandang Sayap dari Chelsea, Callum Hudson – Odoi bahas keraguannya memilih tim nasional. Dirinya kebingungan untuk bergabung dengan Inggris atau Ghana pada gelaran Piala Dunia 2022.

Dilema ini datang setelah The Blues mampu menjuarai Piala Dunia Klub. Hudson – Odoi sendiri sudah ada di level senior pada Timnas Inggris. Namun masih ada kesempatan dirinya pindah.
Sepak Terjang Callum Hudson – Odoi di Skuad Three Lions

Callum Hudson – Odoi, Masuk Timnas Inggris atau Ghana?

Gelandang Chelsea itu sendiri sebenarnya sudah turut membela Inggris. Tepatnya mulai U – 16 atau level pemain muda, hingga U – 21. Penampilannya sebagai level senior itu sendiri pertama terjadi di tahun 2019.

Hanya saja pemain tersebut hanya mampu menjadikan jumlah capsnya bertambah tiga. Menjadikan dirinya yang sering dipasangkan dengan Thomas Tuchel tersebut, dicoret namanya dari skuad bulan November lalu.

Tentunya keputusan The Three Lions memunculkan pertanyaan sehubung masa depannya memperkuat tim, khususnya Piala Dunia 2022 yang diadakan di Qatar. Padahal gelandang tersebut juga bisa membela Ghana, sesuai syarat berlaku.

Aturan FIFA sendiri, bahwa pemain yang sebelum 21 tahun setidaknya bertanding laga internasional tiga kali atau kurang, diperbolehkan berpindah negara. Karena keturunan, maka Callum termasuk memenuhi syarat tersebut.

Meskipun pada dua tahun setengah ini dirinya tidak memperkuat Inggris, tetapi ada indikasi tekadnya kembali memperkuat skuad itu. Indikasi ini terlihat setelah perbincangan mengenai kemenangan The Blues.

Pada wawancara tersebut muncul pertanyaan apakah dirinya memiliki komitmen dengan Inggris, lalu menolak Ghana. Hudson – Odoi menjawab. “Saya belum tahu. Namun semoga saja.” Ungkap Hudson – Odoi melansir dari Goal Global.

Pemain kelahiran tahun 2000 itu juga menambahkan jawaban mengenai pertanyaan tersebut. “Kita masih harus menunggu sampai saatnya tiba.” Ungkap pemain asal Inggris ketika ditanya komitmennya bersama skuad Gareth Southgate.

Callum Hudson – Odoi

Gelandang Chelsea Tersebut Juga Ungkap Tolakannya Pindah di Musim Panas

Selain mengungkapkan dilemanya pada wawancara tersebut, Hudson – Odoi juga menjelaskan tolakannya sehubung pinjaman Chelsea. Tepatnya pada musim panas lalu ketika Borussia Dortmund sedang ada di tengah minatnya.

Dirinya menjelaskan bahwa ingin menang sebanyak mungkin dengan Chelsea. Pemain yang pernah mencetak assist gol Lukaku saat melawan Palmeiras itu mengungkap kelegaannya. Khususnya kesempatannya berada di bawah naungan Thomas Tuchel.

Karena tujuan bersama Chelsea adalah memenangkan laga sebanyak mungkin. Namun kalau dirinya musim panas lalu memutuskan pindah, otomatis tidak ada kesempatan ikut main. Sehingga tidak mungkin menjuarai trofi seperti sekarang.

Pemain berusia 21 tahun tersebut juga mengungkapkan rasa senangnya karena memutuskan bertahan. “Karena bertahan, otomatis saya memiliki kesempatan ikut bermain.” Ungkapnya lega sehubung tolakannya pindah pada musim panas.

Hudson – Odoi dalam wawancaranya menyebut bahwa menit pertama merupakan yang terpenting, sehingga harus tampil totalitas. Sehingga harus memberikan setidaknya serratus dua puluh persen tampilan di waktu tersebut.

Ketika ditanya apakah dirinya termasuk legenda Chelsea, pemain tersebut menjawab tidak masuk kategori itu. Jawaban tersebut muncul meskipun dirinya ikut memperkuat tim pemenang Piala Dunia Antarklub.

Gelandang Chelsea itu juga menambahkan bahwa umurnya masih muda, sehingga perjalanan juga masih panjang. Dirinya senang mampu meraih trofi. Namun tidak bisa disebut legenda, ketika usianya saja masih 21 tahun.

Sementara itu gelandang Chelsea tersebut memang menyinggung mengenai dilemanya pada gelaran Piala Dunia 2022. Dirinya kebingungan akan bergabung dengan Inggris atau Ghana, berhubung masih memenuhi syarat pindah negara.