Jersey Maradona yang dikenakan saat membawa Argentina Juara Piala Dunia 1986 dilelang ke public. Menariknya, jersey Maradona tersebut adalah jersey yang dikenakan ketika Maradona menciptakan gol kontroversi yang sekarang dikenal sebagai Hand of God atau gol tangan Tuhan.

Pelelangan kaos Maradona yang dilakukan di rumah lelang Sotheby’s, London mendapatkan sambutan antusias dari peserta pelelangan. Awalnya kaos ikonik tersebut diperkirakan akan terjual dengan harga sekitar Rp131 milliar, atau lebih tepatnya sekitar 7 juta poundsterling.

Namun, pada saat hari pertama pelelangan di buka, jersey Maradona tersebut langsung ditawar hingga 4 juta poundsterling, atau sekitar Rp74 milliar. Kabarnya pelelangan tersebut baru akan ditutup pada 5 Mei 2022 mendatang, sehingga besar kemungkinan kaos Maradona tersebut akan terjual melebihi harga perkiraan.

Lewat akun twitter resmi Asif Burhan, secara berkala informasi tentang pelelangan tersebut dibagikan. Foto jersey berwarna biru tersebut di pelelangan juga dibagikan secara menyeluruh, sehingga siapa saja dapat mengikuti perkembangan terbaru hasil lelang kaos Maradona tersebut.

Jersey Maradona yang Dilelang di London Menyimpan Banyak Sejarah

Pihak panitia pelelangan menaruh keyakinan bahwa Jersey yang dikenakan Maradona saat Piala Dunia 1986 tersebut akan terjual melampaui perkiraan target yang ditetapkan. Pasalnya jersey tersebut menyimpan banyak sejarah, terkait Diego Maradona.

Kaos Maradona berwarna biru tersebut merupakan pabrikan dari apparel Le Coq Sportif, dan sangat berjasa dalam mengantarkan timnas Argentina merengkuh trofi Piala Dunia 1986. Kaos tersebut juga yang digunakan Maradona ketika menciptakan gol tangan Tuhan, ketika menghadapi Timnas Inggris di perempat final Piala Dunia 1986.

Jersey tersebut juga menjadi bagian dari salah satu gol Maradona yang disebut sebagai gol terbaik di abad 20. Gol tersebut terjadi dalam pertandingan melawan Inggris tersebut, di mana Maradona melakukan gol solo run.

Maradona menciptakan gol ikonik dengan mengelabui banyak bek Inggris seorang diri, dan menaklukkan kipper Inggris Peter Shilton berkat aksi solo runnya. Hingga saat ini gol solo run tersebut masih diperbincangkan public, dan menyebutkan sebagai salah satu gol terbaik sepanjang masa.

Pada Piala Dunia 1986 tersebut, Argentina berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 2-1, berkat dua gol bersejarah Maradona. Jersey Maradona tersebut tetap terjaga dengan baik hingga saat ini, sehingga masih cocok digunakan sebagai barang koleksi.
Jersey tersebut masih tersimpan dengan baik, karena setelah pertandingan berakhir, Maradona bertukar kaos dengan legenda Inggris Steve Hodge, dan menyimpannya dengan baik.

Skuad Argentina di Piala Dunia 2014 Hanya Tersisa 2 Orang

Setelah meraih prestasi juara di Piala Dunia 1986, Timnas Argentina tidak pernah lagi mampu merengkuh trofi Piala Dunia tersebut. Prestasi terbaik Timnas Argentina setelah juara di tahun 1986 adalah mencapai babak Final Piala Dunia 2014.
Sayangnya Argentina gagal meraih trofi juara karena ditalukkan Jerman dengan skor 1-0. Untuk Piala Dunia Qatar 2022, timnas Argentina sudah memastikan tiket lolos ke putaran final Piala Dunia di Qatar nanti.

Menariknya, skuad Argentina pada Piala Dunia Qatar dengan skuad di Piala Dunia 2014 sangat berubah total. Saat ini hanya tersesia dua pemain yang masih ikut membela Timnas Argentina untuk Piala Dunia 2022 Qatar, yakni Lionel Messi dan Angel Di Maria.

Kedua pemain tersebut sebelumnya berhasil membawa Argentina menjuarai Copa America, dan diharapkan pengamalan yang dimiliki mampu membawa pengaruh besar terhadap timnas Argentina. Pada Piala Dunia 2022 nanti, Argentina masuk ke grup C, dan akan berhadapan dengan Mexico, Arab Saudi, dan Polandia.