Menjelang konferensi tingkat tinggi global FIFA, federasi ini akan tetap pertahankan rencana Piala Dunia 2 Tahunan.

Bahkan kini mereka memiliki bukti yang kuat dari survey yang menyatakan kalau fans lebih senang dengan ide itu. Tensi antar kubu jadi semakin tinggi.

Proyek kontroversial dari FIFA untuk menggelar ajang ini setiap 2 tahun telah membuat tensi negara global semakin tidak akruan.

Ide yang pada awalnya dicetus oleh Arsene Wenger ini malah didukung oleh Gianni Infantino yang menjabat sebagai presiden FIFA saat ini.

Mereka menganggap kalau ide ini untuk para fans yang ingin kompetisi sepak bola yang lebih asik dan meningkatkan kualitas sepak bola, bukan untuk uang.

Ini akan menjadi perubahan radikal, tetapi tampaknya FIFA akan bersikeras mempertahankan ide dan rencana itu.

Mereka bahkan akan terus membahas topik ini di pertemuan global, termasuk KTT Global FIFA yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat.

Mereka kini memiliki bukti kalau fans lebih suka dengan ide 2 tahunan ketimbang harus menunggu tim tampil setiap 4 tahun.

Tensi dan Perdebatan Soal Rencana Piala Dunia 2 Tahunan

UEFA dan CONMEBOL, dua federasi sepak bola dari Eropa dan Amerika Selatan, menjadi pihak oposisi utama yang sangat menentang ide dari FIFA tersebut.

Tetapi ini bukan hanya dari para pihak federasi, tetapi tensi juga dirasakan oleh para pemain olahraga paling populer ini.

Luka Modric, bintang Kroasia dan Real Madrid menganggap rencana Piala Dunia 2 tahunan itu tidak ada artinya.

Sementara banyak klub EPL juga yang menentang para pemainnya harus turun untuk bermain di kompetisi global terbesar itu setiap 2 tahun, belum lagi jadwal lain.

Dengan Piala Dunia yang akan diadakan 2 tahun sekali, maka jadwal kualifikasi akan semakin padat dan klub sepak bola akan sulit memberikan waktu istirahat, bermain untuk tim, dan negara yang efektif.

Menyikapi hal ini, banyak pemain internasional yang mengatakan tidak akan bermain.

Menyelenggarakan Piala Dunia 2 tahun sekali sangat merubah ciri khas dari olahraga tersebut.

Konsekuensi ekonomi adalah yang federasi utamakan, ungkap banyak orang. Klub juga akan sulit melepaskan pemain yang dipanggil negara karena turnamen pasti akan lebih padat.

Wenger sendiri mengatakan kalau dia akan membagi dua jeda di setiap tahunnya.

Bulan Oktober dan Maret akan menjadi saat klub beristirahat untuk pemain menjalankan match internasional. FIFA menanggap ini sebagai sebuah cara agar pemain bisa berkembang.

Luka Modric
Luka Modric

Survey Menyatakan Kalau Fans Suka dengan Ide Ini

FIFA telah mengeluarkan hasil survey dimana para fans, mayoritas penggemar, suka kalau Piala Dunia digelar lebih sering.

Ini merupakan respon balasan dari FIFA atas pernyataan UEFA yang mengklaim kalau fans memandang piala dunia dua tahunan ini sebagai hal negatif.

Dari tweet yang dikeluarkan oleh FIFA.com di Twitter 2 hari lalu, 63.7% fans sepak bola vote setuju untuk ide piala dunia yang lebih sering digelar, sementara ada 11% yang menolak ide itu.

Sementara 23.3% sisanya tidak menyatakan pendapat apakah setuju atau tidak.

Menurut klaim FIFA, survey ini diisi oleh 30 ribu lebih orang dan tersebar ke seluruh dunia. Africa, Asia, Amerika, Eropa dan Oceania mendapat kesempatan untuk mengisi survey ini.

Tetapi dari 70an persen orang Asia dan Afrika sangat mendukung ide tersebut.

FIFA semakin gencar melaksanakan piala dunia 2 tahunan.

Tetapi dari pihak oposisi sendiri menganggap ide itu sangat tidak masuk akal dan fans menolaknya.

Tetapi pada survey yang dilaksanakan oleh FIFA, diklaim kalau 60 persen lebih fans setuju dengan ide 2 tahunan.