Mungkin jika membahas tentang Portugal di Piala Dunia, hal yang terlintas di pikiran Anda adalah seorang Christiano Ronaldo. Bintang sepak bola yang beberapa kali mendapatkan penghargaan Ballon d’Or ini memang memiliki kemampuan yang hebat.

Pemain Portugal di Piala Dunia

Tapi siapa sangka ada pemain yang juga sehebat sang bintang di Portugal. Dia adalah Fabio Paim. Ia telah masuk ke Akademi Sporting Club de Portugal pada tahun 1997. Dan mengawali kariernya di tahun yang sama dengan Ronaldo.

Usian Fabio lebih muda 3 tahun dari sang bintang. Tapi keahliannya dalam bermain jangan pernah diragukan lagi. sudah pasti yang terbaik. Bahkan Ronaldo juga memuji bagaimana keahlian Fabio dalam bermain.

Puji Sang Bintang untuk Skill Fabio

Seorang Christiano Ronaldo yang telah mendedikasikan hidupnya untuk sepak bola, tentu saja sudah paham mana yang skillnya bagus dan tidak. Ia sangat mengetahui mengenai hal itu.

Jadi, ketika Ronaldo memuji Fabio Paim, ia tulus memberikan pujian tersebut. Bahkan sang bintang mengatakan, bila banyak orang yang memujinya karena kemampuannya dalam bermain, tunggu dan lihat Fabio.

Itu membuktikan bahwa Fabio bisa menyamakan kemampuan Ronaldo dalam bermain bola hingga CR7 mengatakan hal demikian.

Pengakuan seperti itu dari sang bintang, memang benar adanya. Fabio memiliki kemampuan sangat bagus. Tapi sayangnya, ia tidak memiliki mental kuat seperti CR7.

Perjalanan Fabio tidak begitu mulus, ia mengalami banyak pasang surut di dunia sepak bola. Pada tahun 2008, sebenarnya ia pernah masuk Chelsea sebagai status pemain pinjaman.

Hanya saja, ia tidak bisa bergabung dengan skuad utama. Sehingga selama di Chealse, ia tidak pernah dimainkan oleh The Blues, saat itu pelatih yang menanganinya adalah Luis Felife Scholari.

Sebenarnya pada saat itu kemampuan Fabio sudah sangat baik. Banyak yang mengakui kehebatannya. Tapi dirinya seperti kurang berusaha hingga tidak masuk sebagai skuad utama.

Sebagai pemain sepak bola, memang kemampuan bermain saja tidaklah cukup. Harus ada mental yang kuat, sehingga bisa bertahan di persaingan ketat antar pemain lainnya.

Gagalnya Seorang Fabio Dalam Karier Sepak Bolanya

Christiano Ronaldo sama sekali tidak bergurau bahwa kemampuan Fabio itu benar-benar bagus. Berkarier di tahun yang sama, tentu ia sangat paham bagaimana kemampuannya dalam berlaga di lapangan.

Setelah selesai dari Chelsea, Fabio kariernya terus merosot jatuh. Ia berpindah dari satu negara ke negara lainnya hanya untuk mempertahankan kariernya sebagai pemain sepak bola.

Fabio juga mengaku, bahwa dirinya waktu itu belum siap dikontrak dan digaji dengan nilai besar di usia muda. Sehingga ia sudah tidak mempedulikan lagi talentanya sebagai pesepak bola, lebih cenderung mengejar uang.

Hal itu sudah cukup jelas bahwa mental memang sangat diperlukan. Seperti halnya CR7. Ia sudah digaji besar di usia muda, tapi dapat mengontrolnya dengan baik. hingga kariernya saat ini masih cemerlang.

Ia bahkan belum sempat mencicipi dalam membela Portugal di ajang Piala Dunia. Fabio mengalami kemrosotan sejak umur 16 hingga 20 tahun.

Sebenarnya beberapa tahun lalu, Fabio dan keluarganya ditawari pindah ke Perancis oleh Federasi Sepak Bola Perancis. Tujuannya, untuk membela Timnas negara tersebut.

Tapi rencananya itu gagal. Dan sekarang, ia menyesali perbuatannya di masa lalu. Dirinya menghabiskan uang hanya untuk membeli mobil mewah dan pengeluaran tidak terkontrol.

Fabio juga mengaku bahwa jika memiliki uang banyak, harus ada sistem pendukung agar bisa mengontrolnya. Kemampuan bermainnya sangat bagus, bahkan bisa disandingkan dengan CR7.

Tapi untuk kali ini, Fabio tidak bisa disamakan dengan Christiano Ronaldo yang telah membela Portugal beberapa kali. Sementara dirinya selalu gagal membela Portugal di Piala Dunia.