Performa Zlatan Ibrahimovic dengan umurnya yang sudah tak mudah lagi, menjadi pembicaraan banyak pecinta sepakbola. Namun dirinya justru optimis bisa membawakan tiket menuju final Piala Dunia 2022 Swedia melewati Spanyol. Ia mengakui penampilannya saat melawan Georgia di pertandingan grup B mengalami penurunan.

Performa Zlatan Ibrahimovic Sebagai Pemain Berumur

Meskipun Zlatan Ibrahimovic merupakan pemain tertua, namun masih produktif pada tahun 2020 hingga 2021.
Ia merupakan pemegang rekor pencetak gol paling banyak dalam sejarah pertandingan Swedia melawan tim lainnya. Jumlah gol yang tercatat mencapai hingga 62.

Ia membutuhkan waktu bermain yang lebih lama untuk mendapatkan tampilan bagus seperti sebelumnya. Kekalahan melawan Georgia inilah yang membuat Swedia harus bertemu dengan Spanyol untuk mengamankan tiket menuju final tanpa melewati babak play off.

Kekalahan tersebut membuat Zlatan Ibrahimovic mendapatkan banyak kritikan tajam. Meskipun demikian, ia tetap bertekad untuk menunjukkan tampilan terbaiknya di pertandingan mendatang dan bisa membawa Swedia melaju ke babak selanjutnya.

Butuh Waktu Bermain Lebih Agar Bisa Memenangkan Pertandingan

Ibrahimovic sempat mundur dari dunia sepak bola sejak lima tahun lalu. Lalu ia kembali lagi setelah kejuaraan Eropa. Ia hanya bertanding sebanyak dua kali pada bulan Maret 2021 saat kembali bermain dengan tim nasional Swedia.

Ia mengakui bahwa usia memang sudah mulai menua, namun performa Zlatan Ibrahimovic lebih baik sekarang. Semua tergantung dari bagaimana cara berpikir. Lamanya waktu ia vakum dari dunia sepak bola, membuat performanya sedikit menurun.

Ibrahimovic menganggap kekalahannya melawan Georgia adalah karena kesulitannya saat di depan gawang, sehingga kecepatan bermainnya minim. Ia membutuhkan lebih banyak memainkan pertandingan untuk mendapatkan performa lebih baik.

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic

Zlatan mengatakan bahwa ia akan melihat apa yang pelatihnya Janne Adersson inginkan. Jika menginginkannya ada di lapangan, maka ia sudah siap secara mental. Apalagi tim lawan yang akan dihadapi adalah Spanyol.

Cara bermain Spanyol sangat bagus apalagi saat melawan Prancis dan Italia. Untuk mengalahkan Spanyol bisa menggunakan salah satu cara yaitu memanfaatkan set piece. Ada tiga eksekutor yang dimiliki Swedia untuk melakukan hal ini.

Tentu saja Ibrahimovic dengan dua pemain lainnya yaitu Jesper Karlsson dan Emil Forsberg. Zlatan yakin mampu memberikan tendangan bebas yang bagus karena biasanya dua atau tiga bisa diambil.

Namun, menyesuaikan dengan sudut tendangan, jarak serta perasaan saat berada di dalam pertandingan. Mereka bertiga akan membahasnya terlebih dahulu untuk kemudian mengambil keputusan. Biasanya Emil yang akan memberikan keputusan terakhir.

Pertarungan Antara Spanyol dan Swedia Penentu Siapa yang Lolos

Pada hari Senin November 2021 pukul 02.45 WIB zona Eropa Grup B pertandingan antara Spanyol melawan Swedia akan berlangsung untuk menentukan siapa yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2022 mendatang. Pertandingan antara dua tim ini tentu akan sangat sengit.

Bagi Spanyol hasil imbang saja sudah cukup untuk lolos ke Qatar 2022. Tapi, mereka harus menang dan tidak boleh kalah. Jika kalah, maka mereka harus berjuang kembali di babak play off. Untuk klasemen sementara Spanyol lebih unggul 1 poin dibandingkan Swedia.

Inilah yang membuat Swedia menempati urutan kedua dan harus mengungguli Spanyol agar bisa lolos ke Piala Dunia 2022. Sergio Busquets selaku gelandang dari tim Spanyol memiliki target untuk memenangkan pertandingan atas Swedia.

Spanyol akan mendominasi pertandingan dengan melakukan permainan penyerangan. Busquets merupakan kapten Spanyol yang menggantikan Sergio Ramos. Penggantian kapten ini karena Sergio Ramos mengalami cedera kala itu.

Ada hambatan yang dialami Swedia untuk bisa menumbangkan Spanyol yaitu tidak bisa berlatih secara maksimal di Estadio La Cartuja de Sevilla. Hal ini karena setengah dari lapangan tersebut masih dalam proses perawatan.