Shanne Braspennincx membawa kabar mengharukan bagi dunia olahraga balap sepeda. Pasalnya atlet asal Belanda yang sempat absen karena mengalami serangan jantung kini berhasil meraih mendalu emas untuk olahraga cabang balap sepeda atau Keirin. Tentunya hal ini sangat mengisnpirasi dan memotivasi atlet lain.

Shanne Braspennincx Pernah Menderita Serangan Jantung Selama 6 Tahun

Perjalanan atlet ini juga pastinya tidak mudah untuk meraih kemenangan yang bisa dibilang terbesar dalam karirnya. Atlet Keirin atau balap sepeda berusia 30 tahun ini mendapatkan medali emas setelah menderita serangan jantung selama kurang lebih 6 tahun.

Shanne Braspennincx
Shanne Braspennincx, pict source: google.com

Cerita ini bertambah mengharukan ketika ia sendiri telah mengira karirnya sudah berakhir. Namun, Shanne Braspennincx ternyata berhasil bangkit dan kini, ia menjadi salah satu wakil Belanda yang meraih medali emas pada turnamen olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga: Informasi Piala Dunia Terbaru

Sempat Berfikir Karirnya Sudah Berakhir

Kemenangan atlet berusia 30 tahun itu menandai kebangkitan luar biasa dari serangan jantung yang dideritanya di rumah sakit setelah dia merasa tidak sehat selama balapan sepeda pada ajang tertentu di tahun 2015 lalu.

Braspennincx sempat kepikiran bahwa saat itu adalah akhir dari karir dia. Terlebih karena serangan jantung bukan merupakan satu hal yang normal ketika seorang atlet sedang berlomba. Sehingga, ia sendiri tidak berpikir bahwa akan kembali seperti sekarang.

Perjuangan ia melawan serangan jantung selama hampir setahun untuk melihat apakah ia bisa kembali lagi balik berlomba atau bahkan bisa balik ke level yang sama menjadi waktu yang panjang. Setelah sembuh juga pastinya kondisinya tidak akan lagi sama.

Setelah sembuh, Shanne Braspennincx terus latihan selama bertahun-tahun agar bisa mencapai momen seperti ini. Sebelum mendapati dirinya mempunyai penyakit ini, ia merupakan pebalap Keirin yang luar biasa dan memenangkan berbagai perlombaan.

Namun kini, ia telah melakukan perkembangan lagi hingga bisa mendapat medali emas untuk ajang sebesar olimpiade. Shanne Braspennincx mengaku bahwa ia masih mengonsumsi obat-obatan untuk penyakitnya.

Terlebih karena ia masih mengidap kesakitan pada arteri sebelah kanan hingga merasa tersumbat. Bahkan, ia secara terang-terangan mengaku bahwa berkat obat atau pil ini juga ia bisa berlomba penuh dan meraih medali emas olimpiade ini.

Penjelasan Cabang Olahraga yang Dimenangi Braspennincx

Di ajang olimpiade ini, Shanne Braspennincx mengikuti cabang olahraga Keirin dan berhasil meraih medali emas. Namun, apa sebenarnya itu olahraga Keirin dan bagaimana cara bermainnya? Pada dasarnya, keirin adalah turnamen balap sepeda di trek yang paling populer.

Olahraga ini berasal dari Jepang sehingga dengan dihelatnya olimpiade di Tokyo, olahraga ini kembali ke tempat asalnya. Permainan Keirin dimulai dengan pengendara dipegang oleh pembantu dan lepas landas dari posisi berhenti.

Namun, Keirin menggunakan alat pacu jantung pada sepeda motor listrik untuk membawa enam atau lebih sedikit lawan ke kecepatan. Sebelum start, para pebalap melakukan undian untuk melihat di mana mereka akan diposisikan.

Pembalap duduk dalam barisan di belakang pemandu selama tiga lap, dibawa secara bertahap hingga 50 km per jam. Mereka harus tetap berada di belakang pemandu sampai meninggalkan lintasan, dan kini para pebalap harus menunjukkan kecepatannya.

Melawan suatu penyakit bukan sebuah hal yang mudah dan gampang diterima. Namun, salah satu atlet kebanggaan Belanda, Shanne Braspennincx bisa membuktikan bahwa ia masih bisa. Karena, ia pernah mengidap serangan jantung di 2015 dan kini bisa meraih medali emas olimpiade.