Qatar Berencana Capai Zero Waste Piala Dunia 2022 – Federico Addiechi, penanggung jawab masalah keberlanjutan dan lingkungan FIFA menyebutkan bahwa setiap turnamen memiliki kesempatan untuk meraih capaian lebih tinggi. Begitu juga pada gelaran Piala Dunia 2022.

Dimana gelaran yang berlangsung di Watar tersebut ingin mencapai ‘zero waste’ atau bebas sampah. Untuk mencapainya, telah dilakukan uji coba terlebih dahulu pada gelaran FIFA Arab Cup.

Uji Coba Zero Waste: 70% Sampah Dari FIFA Arab Cup Berhasil Didaur Ulang

Berdasarkan uji coba yang dilakukan selama FIFA Arab Cup, terbukti kisaran 70% sampai dari turnamen tersebut sudah didaur ulang. Daur ulang sendiri dilakukan di Stadion Al Bayt.

Capaian ini sendiri merupakan hasil kerja sama antar beberapa pihak. Termasuk diantara FIFA World Cup Qatar, FIFA, serta The Supreme Committee for Delivery & Legacy.

Didukung juga oleh Kementerian Pemerintahan Kota, Kementerian Lingkungan dan Perubahan Iklim, hingga kontraktor lokal. Sehingga mampu memberikan kesuksesan untuk rencana keberlanjutan yang dilakukan lewat turnamen.

Terdapat beberapa kunci penting untuk memastikan implementasi proyek ini berhasil. Pertama mengenai material yang bisa menghasilkan sampah harus dihindari. Lebih tepatnya diganti dengan produk yang dapat di daur ulang.

Sehingga sekitar 900 botol air yang dapat dipakai kembali didistribusikan kepada pekerja dan volunteer. Selain itu berbagai fasilitas juga mampu mengimplementasikan pemilahan sampah yang tepat.

Contohnya sudah ada tempat sampah daur ulang, mesin kompos untuk sampah organik seperti makanan sisa dan kemasan biodegradable. Terdapat juga mesin baler yang digunakan untuk mengompres sampah plastik.

Sedangkan material yang tidak dapat didaur ulang, akan dikirimkan ke Pusat Manajemen Sampah Padat Domestik Watar. Sehingga akan dibakar dan diubah menjadi energi untuk dimanfaatkan.

Seluruh kunci penting tersebut dilengkapi dengan DSWMC, fasilitas pemilahan dan pendaur ulangan sampah. Sehingga diharapkan goals Piala Dunia Qatar tahun ini berhubungan dengan energi keberlanjutan dapat berhasil.

Melalui uji coba di lakukan di Arab, penyelenggara juga sudah menerapkan kesadaran pada enam stadium. Misalnya melalui pengumuman langsung di stadium, postingan sosial media, hingga tampilan oleh kelompok edutainment.

Selain Rencana Zero Waste Piala Dunia, Hal Lain Perlu Diketahui Tentang Piala Dunia 2022 Qatar

Seperti yang sudah diketahui, gelaran FIFA World Cup 2022 akan dilaksanakan di Qatar. Selain rencana Energi Berkelanjutan yang bisa Anda ketahui, berikut adalah detail lain seputar gelaran tersebut.

Salah satunya pesta sepak bola terbesar itu sudah mengeluarkan tanggal kick-off resminya. Dimana 21 November menjadi pembuka gelaran tersebut dan diakhiri pada 18 Desember. Hanya saja daftar pesertanya belum lengkap.

Hingga saat ini, sekitar 15 negara sudah dipastikan ikut berlaga. Sedangkan konfederasi sisanya masih melakukan kualifikasi FIFA World Cup untuk menentukan Timnas yang ikut berlaga.

Sedangkan laga pembuka sendiri akan dilangsungkan pada Stadion Al Bayt. Stadion tersebut sendiri menjadi salah satu lokasi daur ulang sampah seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dengan kapasitas 60.000 penonton.

Sedangkan jadwal resmi babak penyisihan grup juga telah diumumkan, yaitu mulai tanggal 21 November sampai 2 Desember 2022. Waktu kick-off sendiri dari pukul 13.00, 16.00, 19.00, serta 22.00.

Sedangkan untuk babak 16 besar, pertandingan penutup setiap grup, hingga perempat final dilakukan pukul 18.00 dan 22.00 waktu setempat. Penyisihan grup dilaksanakan selama 12 hari, dengan empat pertandingan setiap harinya.

Masih ada detail lain mengenai jadwal gelaran tersebut. Namun memang hanya 32 peserta, akan meramaikan pesta sepak bola yang banyak dinantikan oleh penggemar dari berbagai belahan dunia tersebut.