Arsene Wenger langsung mengkritik tanggapan emosional dan kritik yang dilayangkan kepada dirinya terkait Rencana Piala Dunia Setiap 2 Tahun

Arsene Wenger Kritik Rencana Piala Dunia Setiap 2 Tahun

Sebagai perencana proposal ini, Wenger kerap menjadi sasaran kritik dari para federasi sepak bola lain yang menolak.

Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, kini menjabat sebagai kepala pengembangan global FIFA.

Dibalik semua keputusan yang pernah ia buat, satu hal yang menimbulkan banyak kekecewaan dari para penggemar sepak bola adalah soal rencana tentang Piala Dunia setiap 2 tahun

Dia berharap bahwa Piala Dunia seharusnya diselenggarakan lebih sering dan lebih rutin.

4 tahun dianggap sudah terlalu lama untuk publik menyaksikan edisi kompetisi sepak bola terbesar di dunia.

Akibatnya, dia melayangkan proposal untuk dipotong menjadi 2 tahun.

Kini, akibat keputusan yang diambil itu, pemain, pelatih, pemimpin federasi, hingga publik juga menganggap keputusan ini bukan sebuah langkah yang bijak.

Ini akan menjadi bahaya untuk sepak bola karena resikonya yang tinggi. Tetapi, Wenger tidak setuju dengan itu.

Menganggap Piala Dunia Setiap 2 Tahun Lebih Efektif

Mantan manajer Arsenal ini pasti sudah memiliki suatu macam jenis kedekatan yang ekstra dengan sepak bola.

Sehingga ia sendiri sangat yakin bahwa Piala Dunia harus dilaksanakan dengan lebih sering.

Namun, di lain sisi, akan mengubah sejarah karena sudah berpuluh-puluh edisi terlewati.

Ide Wenger untuk menggelar turnamen ini setiap dua tahun sekali menimbulkan kecaman karena dianggap terlalu beresiko.

Namun, menurut Wenger sendiri ini langkah efektif untuk memajukan sepak bola dunia. Terlebih sebagai bentuk promosi dalam menaikkan pamor.

Tapi Wenger percaya mereka mempelajari banyak hal dengan benar.

Arsene Wenger
Arsene Wenger

Jadi rancangan ini akan memiliki kekuatan yang mendukung pelaksanaan agar proposal piala dunia ini semakin baik. Jadi, ini akan segera diselesaikan dan para pemberi respons emosional akan beralih.

Wenger juga secara langsung menyatakan bahwa dia sebenarnya menganggap respons menolak terhadap rancangannya ini adalah normal.

Tetapi dia mengharapkan agar mereka sekedar memberi saran, bukan merespon rancangan ini dengan respon yang emosional.

Namun tanggapan negatif yang dikeluarkan itu dapat menjadi catatan tambahan bagi Wenger.

Setiap 2 tahun ini, sudah menjadi waktu yang masuk akal untuk Piala Dunia. Jadi, FIFA akan berusaha sebisa mungkin hingga acara ini bisa terealisasikan di tahun 2028.

Penonton Ingin Menyaksikan Piala Dunia 2028

Meskipun yang kita dengar adalah banyak kontra terhadap Piala Dunia setiap 2 tahun ini, FIFA juga sudah mengklaim bahwa mereka telah melakukan survey terhadap banyak subjek dan juga telah menyatakan bahwa mayoritas ingin jarak waktu antar piala dunia itu bisa untuk dipangkas, yaitu setiap 2 tahun.

Meskipun begitu, tidak ada yang tahu kapan dan dimana survey ini dilakukan. Tetapi FIFA mengklaim bahwa survey ini dilakukan oleh IRIS dan YouGov online selama bulan Juli kemarin.

Hasil survey ini juga diklaim melibatkan 100 ribu orang dari 100 negara yang berbeda.

Selain itu, sebagian besar negara yang setuju ini menyatakan bahwa dominasi sepak bola Eropa dan Amerika Selatan selama Piala Dunia ini sangat menganggu konfederasi lain untuk berkembang.

Mereka ingin agar bisa bersaing juga dengan turnamen yang lebih sering.

Mungkin semua orang juga sudah mendengar bahwa Piala Dunia akan segera diubah ke dalam sistem dua tahunan.

Ini mungkin akan jadi satu hal yang baru dan berbeda.

Respon yang buruk juga sering didengar, dan Arsene Wenger selaku perancang mengkritik respon buruk itu.