Kongres FIFA yang melakukan studi kelayakan tentang rencana Piala Dunia dua tahun sekali meskipun ditentang oleh banyak pihak.

Baru-baru ini mendapat sambutan baik dari CONCACAF dan AFC, mereka mengkonfirmasi dengan sambut baik rencana tersebut.

Pro-Kontra Piala Dunia Dua Tahun Sekali

Kelayakan tentang penyelenggaraan World Cup putra dan putri oleh FIFA memang banyak mengundang pro-kontra.

Hingga sekarang beberapa konfederasi ada yang ikut mendukung dan mendorong diskusi, namun ada juga menolak keras.

Secara khusus, Konfederasi SepakBola Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF) serta Konfederasi SepakBola Asia (AFC) berada di sisi yang sama, mereka mengatakan bahwa menyambut baik opsi kalender internasional tersebut, termasuk Piala Dunia dua tahun sekali.

Pihak FIFA dan pengatur organisasi mengakui bahwa perubahan ini nantinya akan mendatangkan manfaat besar bagi tim nasional.

Kalender lama dirasa masih kurang efektif memberikan dampak positif sehingga rencana baru diharapkan menambah daya kompetitif.

CONCACAF dan AFC Menyambut Baik Studi Kelayakan FIFA

Organisasi CONCACAF memberikan pernyataan positif terkait pengujian kelayakan perubahan Kalender FIFA.

Mereka mengaku terbuka dan terus menilai bahwa proposal tersebut ada manfaatnya meskipun untuk saat ini tidak prioritas utama.

Asosiasi ini tetap percaya bawah penting untuk ikut menjadi bagian dari keluarga sepakbola global serta berpartisipasi.

Mereka menambahkan bahwa pihaknya akan mendengar pandangan para pemangku kepentingan sepakbola lainnya di seluruh belahan dunia.

Piala Dunia Dua Tahun Sekali
Trofi Piala Dunia

CONCACAF sepakat bahwa rekan Konfederasi sepakbola lainnya sebaiknya melakukan sikap serupa dengan menerima secara terbuka. Merke mengatakan bahwa semua anggota federasi sepakbola dunia perlu bekerja sama dan berkumpul mengenai rencana tersebut.

Jadwal kompetisi FIFA yang diperkirakan bermanfaat bagi pengembangan permainan di semua wilayah di seluruh dunia, menurut CONCACAF tidak masalah untuk dibicarakan lebih lanjut.

Hal senada juga datang dari AFC mengenai studi kelayakan yang dilakukan oleh FIFA. Sebuah pernyataan dari organisasi itu turut menyambut baik proses konsultasi ekstensif yang dimulai dan dipimpin oleh FIFA dalam memeriksa opsi.

Jika untuk mengoptimalkan Kalender Pertandingan Internasional dengan melihat kelayakan World Cup FIFA dan World Cup Wanita FIFA, maka menurut AFC Piala Dunia dua tahun sekali, bukan interval empat tahun saat ini itu layak dipertimbangkan.

Beberapa Konfederasi Sepak Bola Lain Menolak

Setelah selang seminggu, Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) melayangkan kritik terhadap proposal perubahan kalender FIFA, mereka menambahkan jika uji tersebut sama sekali tidak, bahkan diduga hanya membanjiri jadwal pertandingan saja.

Hal serupa juga disampaikan oleh badan sepakbola Eropa UEFA, mereka tidak sepakat dengan gagasan Piala Dunia dua tahun sekali. Aleksander Ceferin, presiden UEFA bahkan melayangkan ancaman jika FIFA berkeras melanjutkannya, maka aka nada pemboikotan.

Baca Juga : Berita Piala Dunia Qatar 2022

Negara Eropa dan Amerika Selatan memang bisa dibilang adalah kunci Piala Dunia tetap ekslusif dan dianggap momen perhelatan sejagat. Susah membayangkan kedua federasi ini tidak mengikuti ajang Piala Dunia jika FIFA tetap memaksa.

Jajak pendapat YouGov baru-baru ini menunjukkan hampir dua pertiga orang Inggris menentang penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun, di mana 40 persen dari 1.000 penggemar survei mengatakan sangat menentang.

Namun terbaru, kepala Pengembangan Global FIFA, Arsene Wenger mengatakan ada respons positif secara keseluruhan terhadap proposal mengenai Piala Dunia dua tahun sekali, dan menambahkan bahwa jadwal saat ini sudah usang.

Arsene Wenger sedang melakukan studi kelayakan atas permintaan 166 asosiasi sepakbola.

Di mana perubahan yang diusulkan turut mengharapkan ada final besar setiap tahun, bergantian antara Piala Dunia di tahun genap dan final kontinental di tahun ganjil.

Wenger mengatakan kalender saat ini tidak praktis dan tidak efisien lagi serta turut, sehingga memberikan opsi jadwal yang jelas, mudah dipahami dan modern.

Tujuannya untuk membuat pemisahan lebih baik antara sepakbola klub dan federasi demi meningkatkan kualitas.