Mantan pemain Timnas, disoroti oleh media asing atas tingkahnya yang memalukan. Sebuah kejadian yang mencoreng nama sepakbola Indonesia, bahkan pelakunya seorang pemain dengan nama terkenal pada eranya.

Mantan pemain Timnas tersebut menendang kepada penonton, menjadikan dunia sepakbola Indonesia kembali ramai akan peristiwa tersebut.

Berita bola di Indonesia sendiri tidak akan ada habisnya, bahkan sampai pada waktu sekarang.

Berbagai berita positif dan negatif mewarnai dunia persepakbola di Indonesia, berbagai kejadian negatif sendiri, masih ada banyak bersliweran termasuk sekarang yang tengah ramai diperbincangkan.

Yang menjadi semakin viral berita tersebut adalah pelaku merupakan seorang yang cukup terkenal pada waktunya dahulu.

Memang sempat menjadi salah satu pemain Timnas yang handal, jika anda masih belum mengetahui akan berita tersebut yakni seorang pemain bernama Saktiawan Sinaga, seorang striker veteran yang sudah berusia 39 tahun.

Aksi yang Menjadikan Keributan Saat Pertandingan Berlangsung

Berlangsungnya kejadian tersebut yakni di tempat stadion mini Pancing, berada di daerah Deli Serdang.

Tepatnya waktu tersebut ketika laga dari lanjutan babak 16 besar Sumatera Utara, dan pertandingan tersebut diakhiri dengan kemenangan dari Medan Utama sebesar 2-1 bagi Tanjungbalai United.

Pada Medan Utama sendiri, Saktiawan berada main di dalamnya dan pada saat yang bersamaan juga para pemain sudah melakukan keributan.

Keributan yang sudah terjadi antarpemain tersebut diduga karena ulah dari Saktiawan yang telah melakukan provokasi untuk Muchlis, yakni salah satu pemain berasal dari TanjungBalai United.

Adanya sikap provokasi Saktiawan itu dinilai oleh para penonton sebagai hal yang tidak etis dilakukan, terlebih ia memiliki reputasi besar.

Karena emosi tidak dapat dibendung lagi pada waktu tersebut, maka akhirnya Saktiawan berusaha untuk menaiki tribun dan menendang salah satu penonton di tribun sendiri.

Saktiawan

Adanya tindakan dari salah satu mantan pemain Timnas itu membuat penonton geger, bahkan pihak keamanan turut tangan untuk menahan emosi dari Saktiawan tersebut.

Kejadian yang tidak terduga, dan dapat mencoreng nama baik pemain ini akibat tidak mampu menahan emosi.

Sang wasit kemudian memberikan kartu merah kepada Saktiawan atas tindakan tidak pantas itu. Namun setelah kejadian itu terjadi, pertandingan masih tetap berjalan secara semestinya, dan yang menjadi pemenangan adalah dari Medan Utama walaupun pemain di dalamnya terbilang masih kurang.

Usaha untuk Meleraikan Konflik

Meski pihak keamanan sudah berusaha meleraikan pemain tersebut, namun tetap saja Saktiawan bersikeras untuk mendatangi penonton yang membuat emosinya naik tersebut.

Kejadian yang sangat tidak terduga, dan banyak dari sorakan penonton untuk Saktiawan agar menjaga sikapnya tersebut.

Berikutnya, sejumlah pemain dari Medan Utama turun langsung untuk ikut menenangkan salah satu anggota timnya tentu sedang berusaha keras meluapkan emosi kepada penonton.

Kejadian ini menjadikan para penonton banyak ada di tribun langsung diusir keluar dari stadion karena sudah dinilai tidak dapat dikondisikan lagi.

Salah seorang dari Sekum Asprov PSSI daerah Sumatera Utara diberi penjelasan akan kejadian satu ini.

Namun ia tidak memberikan komentar apapun akan terjadinya peristiwa tersebut, setelah dihubungi secara terpisah dari keadaan yang ada, karena ia sendiri tidak melihat langsung kejadian lain sedang ramai tersebut.

Beberapa sepak terjang dari Saktiawan sendiri sudah mencetak reputasi pasti sangat baik sebelumnya.

Mulai dari menjadi seorang striker pada Timnas Indonesia, kemudian ia juga sempat mengikuti SEA Games tahun 2003 pada level U-23, sedangkan di level lebih senior ia pernah menjadi pemain piala AFF 2004 dan juga di tahun 2007, hal tersebut sangat disayangkan dengan adanya kejadian keributan lain dialaminya.