Kabar mengecewakan datang dari Pemain kontroversional Brazil, kabarnya Neymar berhenti mencintai sepakbola Internasional. Betulkah demikian?

Neymar Berhenti Mencintai Sepakbola Internasional?

Dalam kamp Brasil, semua terlihat baik-baik saja, mengingat saat ini pasukan Tite sedang berusaha bisa mencapai kualifikasi piala dunia 2022.

Dimana mereka harus mendapat 30 dari 33 poin.

Mereka hanya mendapatkan satu kali kalah kompetitif pada laga tiga tahun terakhirnya.

Memori kejayaan atas pertandingan Copa Amerika di kandang tahun 2019 lalu masih segar diingatannya.

Selain itu Brasil juga menang 4-1 atas Uruguay dalam kualifikasi piala dunia 2022 pada hari jumat 15 Oktober kemarin.

Dalam laga tersebut Neymar juga ikut menuliskan namanya dalam papan skor.

Kemenangan terus datang ke pihak mereka, namun mereka tidak sabaran dan kurang peduli.

Bahkan para supporter yang datang juga gagal memberikan suntikan semangat signifikan kepada para pemainnya.

Sekadar raih kemenangan bahkan tidak cukup untuk juara piala dunia lima kali tersebut.

Tim Tite harus melakukannya dengan menciptakan banyak gol serta semangat, namun dua poin tersebut selama beberapa waktu menghilang.

Tidak heran sebagai pemain yang mempunyai tugas mendatangkan kebahagiaan bagi tim-nya selama pertandingan, Neymar berada di ujung tanduk.

Bahkan Neymar sempat mengatakan jika pertandingan tersebut akan jadi ajang World Cup terakhirnya.

Akankah ini menjadi tanda Neymar berhenti mencintai sepakbola Internasional?

Piala Dunia Terakhir dalam Pertandingan

Neymar mengungkapkan jika pertandingan piala dunia Qatar 2022 ini akan menjadi permainan terakhirnya.

Bintang Paris Saint-Germain tersebut mengungkapkan kalau dirinya tidak tahu apakah kekuatan pikirannya sanggup berurusan dengan dunia bola.

Sehingga ia akan melakukan beragam hal agar bisa tampil apik dan menang bersama Brazil dalam pertandingan.

Hal itu juga ditujukan untuk mencapai cita-citanya sewajtu masih kecil dan ia berharap sanggup melakukannya.

Mendapatkan kabar yang cukup mengejutkan tersebut, rekan setimnya dan juga Neymar sudah bekerja dengan bagus.

Setelah laga bersama Kolumbia, Tite mengungkapkan jika kali pertama Selecao gagal menang dalam babak kualifikasi.

Tite selaku manager juga mengungkapkan jika mungkin Neymar diharapkan mampu melakukan lebih banyak hal luar biasa serta membuat perbedaan sepanjang waktu.

Membuat dirinya jadi semakin tertekan dan merasa tidak sanggup.

Neymar jr
Neymar jr

Neymar merupakan pemain hebat karena bisa menghasilkan momen luar biasa, namun tidak setiap waktu.

Ia merupakan player berbeda dan teman setimnya juga sadar mengenai tekanan yang dirasakan.

Fred, gelandang MU juga mengungkapkan kalau dirinya berharap bisa bertahan lama dalam tim karena kemampuan bermainnya.

Fred juga mengatakan akan bertarung sehingga bisa membuat Neymar tetap bersamanya dan tim.

Perolehan Neymar pada Pertandingan

Saat ini Neymar hanya selisih tujuh gol dari rekor Pale, top skor sepanjang masa Brazil.

Namun ia merasa jika dirinya masih kurang dibandingkan sang Legenda Selecao atau atau legenda dunia lain.

Di sisi lainnya, teman setimnya di Brazil melihat tugas internasional milik Neymar ini semakin menjadikannya beban.

Dua kali usahanya dalam ajang sepakbola terbesar ini berakhir dengan rasa kecewa.

Sementara itu kemenangan Copa Amerika 2019 dimana dianggap menjadi hadiah kecil bagi fans lokal juga dicapai tanpa dirinya.

Hal tersebut dikarenakan saat pra-turnamen ia mengalami cedera, sehingga tidak memungkinkan bermain.

Selama tujuh tahun bersama Brazil, selain emas dari olimpiade 2016 mendatangkan sakit karena tidak cukup berharga.

Apalagi dibandingkan dengan Pele sebagai pemain terbaik sepanjang masa Brazil.

Di usianya yang ke-29, jika tidak ada masalah apapun ia akan ada di Qatar mempimpin timnya.

Setelah kalah final bulan Juli lalu, sangat penting untuk bisa menang dan memberikan sebuah kebanggaan.

Jika berhasil menang, maka tugas internasionalnya telah usai dan ia memutuskan berhenti.

Namun jika tim Tite gagal lagi, maka Neymar harus memutuskan untuk bertahan hingga 2026 di usianya yang ke-34.